Dosis Olah Raga Jantung Sehat

 
14 November 2009

 

PROGRAM  REHABILITASI KARDIOVASKULER

 

Apa itu Rehabilitasi Kardiovaskuler?

                Dengan penggunaan mobil ambulan,tim resusitasi jantung-paru,dan ICCU, penderita infark miokard sekarang mempunyai kesempatan hidup lebih baik dibanding beberapa tahun yang lampau. Akan tetapi ternyata kesempatan hidup (survival) saja bukanlah merupakan jawaban yang cukup.Yang penting adalah bagaimana penderita-penderita penyakit  jantung dapat kembali menjadi orang-orang yang produktif di lingkungannya.

Diperlukan pendekatan baru sebagai metode tambahan yang dapat memperbaiki perawatan penderita “coronary prone”, penderita pasca infark miokard, dan penderita pasca bedah pintas koroner.Program pengobatan tambahan ini dikenal dengan “ Cardiac Rehabilitation”.

Hal ini tentu sangat sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang menyatakan bahwa upaya kesehatan harus mencakup aspek-aspek promotif, preventif  dan kuratif, dan rehabilitatif.

Mengapa diperlukan?

Dengan pengetahuan yang ada sekarang sangatlah kecil harapan untuk menghilangkan aterosklerosis, karena itu kita harus memilih alternatif yang ada yaitu:

1.       Menghindar i/mengurangi faktor risiko koroner sejak kecil

2.       Memperbaiki  pengobatan penderita dengan penyakit sklerotik arteri jantung.

3.       Merehabilitasi penderita yang telah mengalami infark miokard. Dengan cara ini penderita dapat kembali hidup produktif dan mungkin mengurangi terjadinya serangan jantung kedua.

Terdapat beberapa kepentingan dalam rehabilitasi kardiovaskuler:

1.       Pencegahan terhadap penderita jantung dengan resiko tinggi, dimana belum terjadi infark miokard.

2.       Menurunkan angka kesakitan dan kematian penderita infark miokard atau pembedahan jantung.

3.       Memperpendek lama perawatan di rumah sakit

4.       Mengurangi biaya pengobatan

Dengan demikian program rehabilitasi kardiovaskuler ini dapat dibagi menjadi:

1.       Progran yang membantu mengurangi kejadian infark miokard pada kelompok pendrerita risiko tinggi ”cardiac prone”

2.       Program rehabilitasi jantung untuk orang-orang yang baru mengalami serangan jantung

3.       Program penderita yang sudah berobat jalan (out patient) yang sudah mengalami “physical conditioning” dapat mengurangi kejadian infark miokard berulang, dan mengurangi angka kematian bila terjadi serangan jantung kedua.

Melalui program rehabilitasi yang terencana maka secara fisik dan mental akan menjadi lebih kuat. Hal ini mengurangi kemungkinan serangan infark kedua dan memperbaiki kesempatan hidup (survival) bila terjadi.

Kapan dimulai?

Rehabilitasi kardiovaskuler yang ideal adalah merupakan program untuk mencegah terjadinya penyakit jantung, oleh karena itu harus dimulai sejak masa anak-anak.

Untuk penderita yang sedang dalam perawatan sebaiknya diputuskan oleh dokter yang merawatnya, yang mengenal kondisi penderita. Secara garis besar  terdapat 3 fase bagi penderita yang sedang dalam perawatan yaitu:

1.       Rehabilitasi dini di rumah sakit selama 1-2 minggu

2.       Rehabilitasi  di rumah, mempersiapkan penderita untuk kembali bekerja (return to work) selama  2- 6 minggu

3.       Rehabilitasi lanjutan (out patient) selam hidup.

Bagaimana melaksanakan rehabilitasi kardiovaskuler?

Program rehabilitasi tidak  bisa dipisahkan dari program latihan fisik (exercise), oleh sebab itu kedua hal  tersebut  harus menjadi satu bagian kegiatan di dalam mengelola rehabilitasi kardiovaskuler.

Lebih kurang 20 tahun penelitian tentang program latihan jasmani diberbagai tempat baik untuk orang normal maupun penderita penyakit jantung koroner memberikan hasil yang positif, terutama tampak perbaikan pada hemodinamik yaitu penurunan denyut nadi dan tekanan darah pada waktu istirahat maupun pada waktu latihan jasmani,  gambaran iskemia pada EKG menjadi lebih ringan, makin  berkurangnya aritmia yang ditimbulkan oleh latihan jasmani, perbaikan psikologis dalam arti makin berkurangnya sifat depresi, ansietas dll.

Konsep ini diterapkan pada program rehabilitasi, sehingga aktifitas fisik tidak lagi merupakan hal yang dipantang , malah pemulangan penderita dari rumah sakit dipercepat agar kemudian dapat diberikan latihan fisik yang terarah untuk mempercepat pemulihan dari sisa-sisa penyakit secara fisiologis maupun psikologis sehingga dapat berfungsi kembali di masyarakat.

Semua penulis sependapat bahwa rehabilitasi harus dilakukan dalam suatu wadah terorganisir, mempunyai kaitan dengan fasilitas rumah sakit (kardiologi), sehingga pengaturan dan pengawasan dapat dilakukan lebih cermat.

Langkah-langkah yang harus ditempuh:

1.       Seleksi pengelompokan anggota

2.       Menentukan dosis latihan

3.       Menentukan bentuk-bentuk latihan

4.       Evaluasi

 

Program latihan :

1.       Menghitung denyut nadi awal,  untuk mengetahui kondisi  kardiovaskuler saat itu.

2.       Senam pemanasan berupa latihan peregangan disertai latihan pernafasan yang berlangsung sekitar 5-10 menit.

3.       Latihan utama berupa jalan kaki, jogging, lari, bersepeda sekitar 20-30 menit, sesuai dengan dosis latihan.

4.       Senam pendinginan berupa latihan pernafasan ataupun teknik-teknik relaksasi selama  5-10 menit.

5.       Menghitung nadi akhir latihan

Latihan minimal dilakukan 3 kali seminggu dengan teratur, dengan ketaatan latihan tiadak boleh kurang dari 70% dalam sebulan.

Siapa Yang Melaksanakan?

Program latihan bagi penderita penyakit kardiovaskuler harus dilakukan dengan pengawasan dan monitoring  yang cermat, karena itu petugas yang  melaksanakannya harus memahami masalah tersebut.Agar program ini berjalan dengan  baik dibutuhkan tenaga:

1.       Dokter Spesialis Jantung sebagai konsulen (1orang)

2.       Dokter umum sebagai pengawas harian (1orang)

3.       Perawat yang menguasai kegawatdaruratan dan menyenangi olah raga (sesuai jumlah peserta)

Disamping itu diperlukan pula sarana yang memadai, diantaranya:

1.       Ruangan latihan

2.       Alat latihan (ergocycle, treadmill,dll)

3.       Dokumen untuk monitoring dan evaluasi.
 

 

Author: PAS - Source: Jantungku.com
     
 
 
Komentar

Klik disini apabila anda ingin memberikan komentar

 
IP Address : 54.161.168.87
Browser Anda : unknown
Jumlah Pengunjung : 867508
Jumlah Pengunjung Unik : 309948
Jumlah Pengunjung Hari ini   73
Jumlah Kunjungan Anda : 25
Jumlah Kunjungan Anda Hari ini : 25
 
© 2009 Healthcare Center. All rights reserved. Use of this site constitutes acceptance of Healthcare Center terms of service and privacy policy. The material on this site is for informational purposes only, and is not a substitute for medical advice, diagnosis or treatment provided by a qualified health care provider.