Rehabilitasi Pasian Pasca Serangan Jantung

 
14 November 2009

 

REHABILITASI  PASIEN SERANGAN JANTUNG

SELAMA PERAWATAN DI RUMAH SAKIT

 

Tujuan :

1.       Memperkecil pelebaran kerusakan dari otot jantung

2.       Memberikan faedah kejiwaan melalui latihan-latihan

3.       Meningkatkan toleransi dalam aktifitas

4.       Mengembalikan pasien ke pekerjaan semula dan kehidupan normal

5.       Mengembalikan keyakinan pasien di dalam ketidakmampuannya (fungsi jantung)  ke dalam kehidupan normal

Latihan dapat dimulai apabila tidak dijumpai hal-hal berikut:

1.       Tandaa-tanda shock

2.       Dekompensasi jantung

3.       Aritmia

4.       Nyeri angina yang hebat dan lama

5.       Suhu tubuh diatas 38 C

Perlu diperhatikan:

Sebelum, selama dan sesudah latihan harus dicatat denyut nadi dan tekanan darah pasien.Denyut nadi tidak  boleh lebih dari 110x/mnt

Latihan selama fase akut di ICCU

1.       Deep breathing

2.       Latihan untuk tungkai dan kaki dimulai dengan gerakan pasif. Bila pasien keadaannya membaik diteruskan dengan gerakan free active

Latihan selama fase akut di bangsal

Tahap I     : - Breathing exercise

                    -Latihan aktif dari tungkai dan kaki

Tahap II   : - Sama dengan tahap I

                     -Duduk di kursi selama +  1 jam (bertahap sesuai keadaan umum)

                     -Makan sendiri dan membersihkan tangan

Tahap III :  - Latihan tahap I diteruskan

                     -Duduk dikursi selama + 2 jam (pagi dan sore)

Tahap IV  :  - Berjalan ke kamar  mandi /toilet

                     -Bed End Exercise dilakukan 5 kali gerakan

Tahap V  :  - Seperti  tahap IV dilakukan 6 kali gerakan

Tahap VI : - Seperti  tahap IV dilakukan 7 kali gerakan

Tahap VII:  - Seperti tahap IV dilakukan 8 kali gerakan

Tahap VIII : - Seperti tahap IV ditambah latihan jongkok berdiri dengan berpegangan pada kursi

 

Bed End Exercise

Pasien berdiri menghadap ujung tempat tidur kemudian melakukan:

1.       Lutut ditekuk (tidak sampai jongkok) kemudian berdiri

2.       Merentangkan lengan setinggi bahu

3.       Mengayunkan tungkai bergantian

4.       Jari kedua lengan menyentuh bahu kemudian gerakan sendi bahu memutar

Latiahan dihentikan bila :

1.       Timbul nyeri dada

2.       Sesak nafas

3.       Letih

4.       Prematur ventrikular beat (dari monitoring EKG)

5.       Pusing

6.       Kram otot

7.       Target denyut nadi tercapai

8.       Penurunan tekanan darah   …. Ingin tahu lebih lanjut klik disini

 

 

 

Author: PAS - Source: Jantungku.com
     
 
 
Komentar

Klik disini apabila anda ingin memberikan komentar

 
IP Address : 54.161.168.21
Browser Anda : unknown
Jumlah Pengunjung : 867569
Jumlah Pengunjung Unik : 309958
Jumlah Pengunjung Hari ini   134
Jumlah Kunjungan Anda : 41
Jumlah Kunjungan Anda Hari ini : 41
 
© 2009 Healthcare Center. All rights reserved. Use of this site constitutes acceptance of Healthcare Center terms of service and privacy policy. The material on this site is for informational purposes only, and is not a substitute for medical advice, diagnosis or treatment provided by a qualified health care provider.