Infeksi Pada Sendi

 
12 November 2009

 

Sindrom klinis

Osteomielitis dan artritis infektif

Manifestasi utama yang timbul: nyeri sendi atau tulang, nyeri tekan, kemerahan dengan atau tanpa pembengkakan, demam.

 

Penyebab

Osteomielitis

Faktor predisposisi

·         Fraktur komplet, infeksi gigi (rahang), pascaoperasi jantung (sternum), infeksi iaringan lunak (ulkus dekubitus---sakrum)

·         Penyakit sel sabit, implan logam, diabetes melitus (kaki), penyakit vascular perifer (kaki).

 

Mikrobiologis

·          stApHyLococcus AUREUS, Streptococcus pyogenes, Hoemophilus influenzae (tipe b), salmonella typhi, Salmonella lainnya, Escherichia coli, 'koliform' lainnya, Pseudomonos, oeruginoso, anaerob

·         MycoBAcTERIUM TUBERculosis, aktinomikosis, penyakit hidatid.

 

Artritis infektif (sendi asli)

Faktor predisposisi

·         Artritis yang sudah ada sebelumnya {terutama reumatoid), injeksi intra-arti-kular, implan logam, trauma, osteomielitis di sekitarnya, kortikosteroid, keganasan, penyalahgunaan obat intravena.

 

 

Mikrobiologis

·         stApHyLococcus AUREUS, S. pyogenes, streptokokus β-hemolitikus grup B, H. influenzae (tipe b), Neisserio gonorrhoeoe, E coli,' koliform' lain, Solmonella, Neisserio meningitidis, P oeruginosa

·         PARVOVIRUS, MYCOPlaSMA PNEUMONiAE, rubela, hepatitis B, mumps, virus EpsteinBarr, adenovirus, influenza, arbovirus

·         Penyakit Lyme, demam akibat gigitan tikus (rot-bite fever)

·         MycoBAcTErium TUBERCULOSIS, brUSelOSiS

·         Artritis reaktif (patogen enteric, chlamydia trochomatis), endokarditis infektif, demam reuma (S. pyogenes).

 

Artritis infektif (sendi prostetik)

Faktor predisposisi

·         Artritis reumatoid, kortikosteroid, diabetes melitus, obesitas, usia lanjut  dan pembedahan sebelumnya

·         Hematoma atau infeksi pada luka.

 

Mikrobiologis

·         stApHyLococcus EpiDERmidis, s.aureus, basil Gram-negatif, anaerob, streptokokus lain, difteroid, Condida.

 

Manifestasi yang membedakan

Lihat Tabel 12.1

 

Komplikasi

Osteomielitis: osteomielitis kronik (pembentukan involukrum/sekuestrum), artritis septik, septikemia, amiloidosis, pembentukan sinus.

Artritis septik gerakan sendi berkurang, atritis destruktif, osteoartritis, osteomielitis, kontraktur, septikemia, pembentukan sinus, nekrosis avaskular (pinggang).

lnfeksi prostesis; melonggar, pembentukan sinus, bakteremia derajat rendah, infeksi kronik bila prostesis tidak diangkat

 

Pemeriksaan penunjang

Osteomielitis don ortritis

·         Hitung darah lengkap, hitung jenis leukosit, laju endap darah

·         Profil biokimia (fosfatase alkali, kalsium, fosfat, tes fungsi hati, ureum dan kreatinin)

·         Kultur darah

·         Urin porsi tengah (mungkin merupakan sumber pada orang berusia lanjut)

·         Rontgen untuk sendi/tulang yang terkena (untuk lesi litik reaksi periosteal: membutuhkan waktu 2 minggu untuk timbulnya abnormalitas).

 

Artritis

·         Profil autoimun (faktor reumatoid, faktor antinuklear, DNA untai ganda), urat artritis reumatoid, lupus eritematosis sistemik, dan gout dapat menyerupai artritis septik

·         Ultrasonografi (terutama untuk panggul) untuk menunjukkan adanya efusi

·         Aspirat sendi:

. hitung sel, pewarnaan Gram, pewarnaan Ziehl-Neelsen

. kultur

. kristal (untuk menyingkirkan gout, pseudogout)

·         Serologi:

. virus (mumps, rubela, parvovirus, influenza)

. titer antistreptolisin O

. Mycoplasma pneumoniae ;

·         Artrografi (bila kronik)

·         Biopsi sinovial (di mana hasil kultur, negatif pada penyakit kronik).

 

Osteomielitis

·         lsotope bone scon (technetium) , ;

·         CT scan atau MRI (berguna dalam mengidentifikasi involukrum/sekuestrum) :

·         Biopsi tulang (lihat di atas).

 

Diagnosis banding

Osteomielitis: osteosarkoma, tumor tulang jinak, krisis trombotik sel sabit.

Artritis septik (sendi asli): artritis reumatoid, SLE, penyakit Still, artritis seronegatif (sindrom Reiter, psoriatik, penyakit usus inflamasi), gout, pseudogout, demam reuma, sarkoidosis, bursitis, hemartrosis , irritable hip (nyeri panggul).

Artritis septik (sendi prosteak); kelonggaran mekanis.

 

Pengobatan

Artritis sepak akut atau osteomielitis

·         Antibiotik: awalnya lV (2 minggu) selanjutnya oral (2-4 minggu):

·         S. aureus.'flukloksasilin dan awalnya fusidin atau rifampisin atau gentamisin

·         tidak diketahui: flukloksasilin dan sefotaksim-ubahlah bila identifikasi dan sensitivitas sudah tersedia

·         Aspirasi (sendi) atau kuretase (tulang). Drainase bedah terbuka pada sendi penting namun jarang dilakukan.

·         Tirah baring dan imobilisasi hingga inflamasi sendi/tulang menghilang

·          Selanjutnya fisioterapi intensif.

 

Sendi prostetik terinfeksi

·         Pengangkatan prostesis

·         Antibiotik: awalnya IV (24 minggu) selanjutnya lV atau oral:

·         S. epidermidis: vankomisin (atau teikoplanin) dengan atau tanpa antibiotik lainnya yang masih sensitive untuk organisme tersebut.

 

Pencegahan

Profilaksis antibiotik untuk pembedahan implan.

 

 

Author: PAS - Source: Berbagai sumber
     
 
 
Komentar

Klik disini apabila anda ingin memberikan komentar

 
IP Address : 54.161.168.21
Browser Anda : unknown
Jumlah Pengunjung : 867570
Jumlah Pengunjung Unik : 309959
Jumlah Pengunjung Hari ini   135
Jumlah Kunjungan Anda : 66
Jumlah Kunjungan Anda Hari ini : 66
 
© 2009 Healthcare Center. All rights reserved. Use of this site constitutes acceptance of Healthcare Center terms of service and privacy policy. The material on this site is for informational purposes only, and is not a substitute for medical advice, diagnosis or treatment provided by a qualified health care provider.